Maaf

Jumat, 18 Januari 2013


Seandainya kesempatan itu benar-benar terwujud.
Ternyata tak semudah kata-kata, tak seindah puisi, tak segampang angan-angan, layaknya kertas kering terbakar api.
Biarlah kasih dan sayang ini, bernyanyi, menyanyikan lagu rindu.
Biarlah setiap bintang, menyinari bintang yang lain, memberikan sinar, berbagi cinta, memaknai masing-masing sinarnya.
Biarlah setiap hujan memberikan kehidupan, setiap nyawa yang dihinggapi simpati.
Biarlah matahari selalu menyinari, memberikan kehidupan.

Mungkin inilah jalan terbaik, ikhlaskan semua.
Hanya bisa melantunkan untaian nada-nada ini sendiri.
“Karna cinta tak perlu diucapkan namun cinta itu dirasakan”
Ingin rasanya menyanyikannya untukmu.
Tapi entah kapan, dan mungkin saja itu hanya dalam angan.

Maafkan aku telah lancang menyayangimu.
Maafkan aku.

0 komentar:

Posting Komentar