Malang Tempo Doeloe adalah acara
tahunan dari Malang Kembali, dan tahun 2011 merupakan tahun ke 6. Namanya saja
Malang Tempo Doeloe, jadinya semuanya yang tersaji di acara ini bernuansa tempo
doeloe, mulai dari setting lokasi, dekorasi tiap-tiap stand, dekorasi
panggung-panggungnya sampai pada kostum pengunjung. Selain terdapat banyak
lomba dan pertunjukan kesenian tradisional, di sini juga terdapat banyak
makanan, minuman serta souvenir yang semuanya bernuansa tempo doeloe.
Dan mendengar kabar bakal ada acara
Malang Tempoe Doeloe ini, ane pikir kesempatan untuk mengenal kota Malang,
sekalian pengen ketemu dengan temen-temen SMA ane yang kuliah di Malang.
Langsung setelah sholat Jum’at ane berangkat dari Terminal Bungurasih Surabaya
meluncur ke Terminal Arjosari Malang. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam.
Dan setelah menaiki “Restu”, ane dijemput Chandra (temen SMA ane) menuju
kontrakannya sekedar untuk melepas kelelahan.
Sabtu malam 21 Mei 2011, saatnya
mlaku-mlaku ke Festival Malang Tempo Doeloe. Di mana pada tahun ini bertemakan
Discovery Heritage. Acara yang diselenggarakan tanggal 19-22 Mei ini menawarkan
kesempatan untuk mendalami lebih jauh mengenai kekayaan warisan sejarah budaya
Malang. Sedangkan aktivitas yang dapat diikuti terdiri dari beberapa macam hal
seperti tour budaya, kuliah umum, kelompok belajar, workshop, gelar tradisi,
dan pasar rakyat yang pada tujuannya dilakukan untuk menyiapkan para pesertanya
agar dapat meneliti lebih jauh lagi mengenai kebudayaan, kehidupan masyarakat,
sejarah dan juga kesenian yang ada di wilayah Malang. Sayangnya karena ane di
Malang cuma sehari, jadinya cuma bisa menikmati pasar rakyat malam hari dengan
sajian tradisi Malang tempo doeloe.
Ane dan temen-temen ane sepakat
untuk berkumpul di kos-kosannya Meida dulu, setelah itu mlaku-mlaku bareng ke
pasar rakyat MTD (Malang Tempo Doeloe). Jarak dari kos-kosan Meida sampai ke
pasar rakyat lumayan jauh, dan udara malam semakin dingin, tapi itu semua tidak
membuat ane dan temen-temen ane menyerah *halah.
Setelah sekitar berjalan-jalan
sekitar 30 menit, akhirnya kami sampai juga di TKP. Dan pemandangan disana
bener-bener jadoel banget alias jaman dahoeloe banget. Mulai dari kostum,
stand-stand dan dekorasi yang disajikan. Wow! Berasa kayak orang jaman doeloe
beneran, haha. Yah mumpung disana, foto-foto dulu ah
Dari kiri ada Aldy (Teknik Instrumentasi ITS), Novita (TIK UM), yang jilbab coklat Awawin (Matematika UB),
yang paling tengah baju abu-abu Candra (Hukum UB), belakang jilbab biru Lytha
(Kebidanan UB), jilbab item selanjutnya Meida (Psikologi UM), paling kanan
Labib (Teknik Mesin UB), dan satu lagi paling belakang dan paling ganteng itu
ane, wkwkwk
Eh ada satu lagi, yang fotoin namanya Muiz
(Ekonomi Pembangunan UM), ini dia penampakannya yang lagi mejeng sama Lytha.
Disana kami juga menemukan berbagai
macam warung bernuansa jaman doeloe
dan barang-barang jadoel seperti
mobil ini
Yah setelah beberapa jam
muter-muter, kami berhenti di sebuah angkringan dekat Universitas Malang untuk
makan-makan. Dan kami membeli nasi goreng, yang alhasil nasi gorengnya superrrr
pedes ! *bagi ane*
karna ane sebenernya gak suka pedes.
Ini nih penampakannya
Berhubung perut ane
“meringik-ringik” terus, akhirnya ane nekat makan nasi goreng pedes itu. Tapi
gakpapa lah, yang penting bisa menikmati malam yang indah bersama temen-temen
ane.
"Lalui waktu
mengukir kisah
terus berjalan
temukan arah
Suka dan duka
canda dan tawa
iringi langkah
hapuskan gundah"
(Malang, 21 Mei 2011)









2 komentar:
komen yaak haha
those animation can make me laugh . lol :DD
over all like this (y) next time i want to go there \m/
makasih yak
yuhuuu next year maybe :)
Posting Komentar