Jangan Beranjak

Kamis, 23 Februari 2012


Perempuan itu, Ibuku
garis renta di kelopak wajahnya
urai doa yang tak lupa
basah air mata
rupa cinta yang terjaga

Laki-laki itu, Bapakku
demi tajam sayatan kenang
rebah lagi di bahumu
menghitung detak jantungmu
di ayun sayup lagu tidurmu


Kepada mereka
hendak aku katakan,
"Jangan beranjak sebelum nadiku berhenti berdetak"

0 komentar:

Posting Komentar